Oleh: Nita Sitorus, 9 March 2016
Utang atau juga biasa disebut dengan pinjaman merupakan salah satu hal yang
paling sering dilakukan oleh orang ketika mengalami masalah keuangan.
Namun ternyata utang kebanyakan malah menjadi bumerang bagi si peminjam karena
kadang saat berutang mereka tidak memperhatikan risiko jangka panjangnya. Dalam
hal ini tentu kita tidak bisa mengatakan jika utang adalah sebuah pilihan yang
buruk, karena bisa jadi utang merupakan satu-satunya jalan yang tersedia. Jika
Anda termasuk ke dalam golongan orang yang sedang terlilit utang dan ingin
cepat mengatasinya, maka patut mencoba 10 cara cepat untuk terbebas dari utang.
Bagaimana caranya ? Berikut 10 cara tepat untuk terbebas dari utang:
Utang dengan bunga yang sangat tinggi sudah pasti akan terasa mencekik
Anda. Oleh karena itu, pastikan Anda terlebih dahulu melunasi utang dengan
bunga yang tinggi terlebih dahulu. Hal ini butuh perjuangan ekstra dan bisa saja
Anda harus fokus melakukan penghematan demi
melunasi utang tersebut. Melunasi utang dengan bunga tinggi bukan berarti Anda
harus mengabaikan utang yang lain. Jika ada dana yang masih cukup, segera
lunasi juga utang yang lainnya.
2. Evaluasi Pemasukan dan Pengeluaran Anda
Setiap bulan cek sejumlah tagihan yang harus Anda bayar dengan penghasilan
bulanan. Saat cek tagihan, perhatikan pula secara rinci pengeluaran Anda dari
hal yang besar hingga hal terkecil, seperti mulai dari biaya untuk makan di
restoran, Belanja, Rekreasi, dan selanjutnya. Dengan cara ini mungkin Anda akan
kaget jika melihat satu atau beberapa kebutuhan yang sebenarnya tidak
terlalu penting, namun mendapatkan porsi biaya yang besar ketimbang yang lain.
Jika Anda sudah menemukan kebutuhan yang memberatkan tersebut, segera lakukan
evaluasi dan sebaiknya Anda menghapus kebutuhan tersebut dari anggaran bulanan
di periode berikutnya.
3. Membuat Anggaran dan Mulai Melunasi Utang Anda
Setelah selesai melakukan evaluasi pemasukan, kini saatnya bagi Anda untuk
mulai melunasi utang. Menghilangkan kebutuhan yang tidak perlu tentu tidak akan
membuat Anda merasakan kehilangan yang besar, karena memang kebutuhan tersebut bukanlah
kebutuhan primer. Misalnya Anda tidak terlalu suka pergi ke restoran, namun
ternyata pada bulan tersebut Anda mengeluarkan banyak biaya untuk makan di
restoran bersama keluarga. Hal-hal seperti itulah yang wajib untuk Anda kurangi.
4. Berpikir Cerdas dalam Berbelanja
Selama Anda berada dalam misi untuk melunasi utang, maka Anda juga wajib
untuk berpikir cerdas dalam membelanjakan uang. Sebagai contoh, ketika pergi ke
kantor, Anda terbiasa untuk membeli makanan untuk sarapan dan makan siang
dengan estimasi biaya sebesar Rp20.000 per hari. Untuk lebih menghemat uang,
Anda sebenarnya bisa membawa makanan dari rumah pada saat akan pergi ke kantor.
Jika di hitung setiap pekan, Anda bisa menghemat sebesar Rp100.000 dan setiap
bulan akan menghasilkan uang sebesar Rp440.000, jumlah uang yang lumayan besar
untuk melunasi utang bukan?

5. Mencari Pekerjaan Tambahan
Jika Anda merasa waktu dalam seminggu masih menyisakan banyak waktu luang
untuk mendapatkan tambahan pekerjaan, maka hal tersebut juga bisa Anda
maksimalkan. Jenis pekerjaan tambahan yang Anda incar juga harus disesuaikan
dengan skill yang dimiliki, agar Anda tak memakan banyak waktu untuk
mengerjakannya, mengingat Anda juga memiliki pekerjaan utama. Apabila Anda
merasa kebingungan mencari pekerjaan, maka Anda bisa menjadi seorang online
freelancer. Menjadi online freelancer bisa menjadi opsi yang baik juga bagi
Anda, karena dengan menjadi freelancer Anda
bisa bekerja dari rumah selagi bersantai bersama keluarga. Saat ini sudah ada
beberapa situs freelancer di Indonesia yang sebaiknya Anda kunjungi apabila
ingin mendapatkan pekerjaan tambahan.
6. Pastikan Pengeluaran Anda Lebih Sedikit Ketimbang Pemasukan
Ketika pengeluaran Anda lebih besar dari pendapatan, maka hampir bisa
dipastikan Anda akan gagal dalam usaha lepas dari lilitan utang. Menurut
beberapa teori perencanaan keuangan, total pengeluaran Anda untuk biaya rutin
bulanan tidak boleh dari sepertiga penghasilan bulanan. Sisa dana yang 2/3
tersebut bisa Anda manfaatkan untuk tabungan, investasi, asuransi, dan juga
persiapan dana darurat.
7. Jangan Menunda Pembayaran
Apabila dana Anda telah tersedia untuk melunasi utang, maka sebaiknya Anda
segera melakukan pembayaran. Percaya atau tidak, menunda pembayaran bisa
mengakibatkan hal yang fatal karena bisa saja Anda akan tergiur untuk
menggunakannya pada hal lain. Mengingat uang tersebut sudah bukan termasuk
pengeluaran Anda setiap bulannya. Jika dana sudah tersedia, maka anggaplah dana
tersebut tidak pernah ada, sehingga Anda tidak akan berhasrat menggunakannya
untuk kepentingan yang lain. Ingat juga, menunda pembayaran utang bisa
menimbulkan denda.
8. Disiplin dalam Melaksanakan Rencana
Pastikan ketika Anda sedang dalam proses
pembayaran utang, Anda tidak melakukan utang lagi. Jika Anda
melakukan hal ini, besar kemungkinan motivasi Anda untuk melunasinya akan jauh
menurun. Apabila memang memiliki kebutuhan yang mendesak, sebaiknya Anda
pertimbangkan kembali apakah akan berutang atau melakukan sedikit pengorbanan
dengan mengurangi beberapa pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Jika
memang kebutuhan tersebut bisa diatasi dengan sedikit berkorban, maka sebaiknya
opsi tersebut yang Anda jadikan pilihan.
9. Jangan Memikirkannya Setiap Waktu
Memikirkan perjuangan Anda selama berusaha untuk melunasi utang memang
sah-sah saja untuk dilakukan. Namun jangan memikirkan hal ini setiap waktu,
karena hal tersebut tentu akan membuat Anda tertekan. Ingat, jika pada awal
sudah Anda rencanakan dengan baik dan semua berjalan sesuai rencana, maka
sebaiknya Anda tak usah terlalu memikirkannya lagi.
10. Meminta Dukungan Keluarga
Ajak keluarga Anda untuk melakukan
penghematan dengan disertai janji akan memberikan hadiah bagi
mereka ketika utang sudah lunas. Ketika Anda sudah tak lagi terlilit oleh
utang dan kondisi keuangan sudah stabil, maka akan sangat mungkin untuk
merealisasikan janji tersebut. Dengan begini, semua anggota keluarga Anda
paling tidak akan mendukung langkah penghematan atau pemotongan anggaran.
Sumber: https://www.cermati.com/artikel/10-cara-cepat-terbebas-dari-utang









Tidak ada komentar:
Posting Komentar